Intellectual Business Community
Rekan-rekan Yth,
Ada beberapa pertanyaan yang perlu Anda renungkan sebelum membaca lebih lanjut:
1. Sadarkah kita bahwa banyak pelaku bisnis Indonesia bagaikan ‘katak dalam tempurung’ karena kurang wawasan sehingga tidak dapat berkompetisi dalam dunia bisnis yang mengalami globalisasi tak terhindarkan?
2. Apakah Anda mempunyai kebiasaan secara teratur meluangkan waktu untuk belajar untuk keberhasilan karir Anda?
3. Apakah Anda mempunyai sumber belajar yang berkualitas, terbaru, dan bertaraf internasional?
4. Seringkah Anda mempelajari pengalaman orang lain yang sudah terbukti sukses sehingga Anda bisa belajar juga dari pengalaman praktis orang lain?
5. Antara pengetahuan yang Anda pelajari dan pengalaman orang lain yang Anda pelajari, adakah sintesisnya, yaitu terlihat hubungan sebab akibatnya?
6. Apakah Anda berada dalam suatu network yang berkualitas yang Anda percaya dapat menunjang keberhasilan Anda? Cukup besarkah network Anda?
7. Mengertikah Anda tentang perubahan peta bisnis yang dihadirkan dengan adanya gerakan globalisasi dan free trade? Siapkah Anda menghadapinya?
8. Inginkah Anda berada dalam suatu kumpulan orang unggul yang saling mengasah dan menunjang keberhasilan satu sama lain sehingga Anda yakin Anda bukan bergaul dengan para ‘katak dalam tempurung’?
IBC merupakan wadah untuk para pelaku bisnis yang ingin selalu mengasah dirinya pada ide manajemen terunggul dan teruji, sehingga dapat memperluas wawasannya serta mendasarkan tindakan dan keputusannya pada alasan yang jelas. Sumber yang digunakan untuk ide-ide unggul tersebut adalah: 1. Harvard Business School publications, terutama Harvard Business Review. Kita semua mengenal bahwa Harvard adalah pusat ilmu bisnis terunggul di dunia. 2. Narasumber-narasumber praktisi bisnis senior di Indonesia, seperti Robby Djohan, Dr. Boenjamin Setiawan (founder dan chairman Kalbe Farma), Indra Abidin (founder dan chairman Fortune Indonesia) dan lainnya. 3. Sesama anggota IBC yang tentunya mempunyai pengalaman dan pengetahuan masing-masing.
IBC mempunyai Panel Kehormatan yang merupakan penasehat dan pengarah dari IBC, sekaligus menjadi narasumber kehormatan (tetapi narasumber tidak hanya terbatas dari anggota Panel Kehormatan), terdiri dari:
- Dr. Boenjamin Setiawan, PhD, pendiri sekaligus chairman Kalbe Farma sampai saat ini. Kalbe Farma saat ini adalah perusahaan farmasi ranking 1 di Indonesia
- Indra Abidin, pendiri sekaligus chairman Fortune Indonesia, marketing communication company Indonesia yang terkenal, satu-satunya marketing communication company yang public listed. Fortune group terdiri juga dari Fortune PR, Adwicipta, Travindo, dll.
- Robby Djohan, leader kawakan yang membuat Bank Niaga menjadi bank swasta no. 2 di Indonesia pada jaman kepemimpinannya, memimpin turnaround Garuda yang hampir bankrut, memimpin merger 4 bank besar pemerintah menjadi bank terbesar di Indonesia yaitu Bank Mandiri. Beliau menulis 2 buku tentang leadership, bukunya yang terbaru adalah: Leading in Crisis
- Hari Darmawan, pengusaha kawakan yang membuat Matahari Department Store menjadi department store no. 1 di Indonesia pada jamannya. Ketua Pengusaha Retail Indonesia.
more to come (in the process):
- Martha Tilaar, pendiri dan chairman Martha Tilaar Group, perusahaan kosmetik nasional nomor 1.
- Hasan Soedjono, lulusan Harvard University, yang memimpin Sempati menjadi airline swasta terunggul di jamannya. Sekarang Chairman President University
- Philip Purnama, lulusan Harvard University, President Direktur Bogasari dan juga memimpin beberapa perusahaan Salim lainnya.
- Gunadi Sindhuwinata, CEO PT Indomobil Group.
- dan praktisi kawakan lainnya, termasuk foreigners yang memimpin perusahaan di Indonesia seperti Carrefour, Allianz, Telkomsel, dll.
IBC didirikan dan dipimpin oleh Dr. Bayu Prawira Hie, MBA, seorang praktisi bisnis dan konsultan manajemen. Bayu juga berpengalaman sebagai dosen di berbagai program Magister Manajemen terbaik seperti MM-UI, MM-IPMI, MM-Binus, MM-UPH, dsb. Di samping itu Bayu juga dibantu oleh James Gwee, MBA, trainer dan seminar speaker favorit Indonesia. Serta turut membantu juga, Astrid Darmawan, MM.
Aktitifitas IBC ada 3 macam:
1. Menerbitkan buletin IBC yang berisi ringkasan artikel Harvard Business Review dalam bahasa Indonesia (dengan lisensi resmi), artikel penerapan untuk lingkungan bisnis Indonesia, dan artikel unggul lainnya. Setiap bulan terbit 2 kali dengan 2 artikel HBR, dalam bentuk file pdf (Adobe Acrobat). Dengan membaca buletin IBC, maka Anda dapat memperoleh pengertian yang baik pada saat artikel dibahas di IBC Talk, sehingga Anda dapat memperdalam ide tersebut dan bertanya lebih tajam.
2. Membahas artikel tersebut dalam program IBC Talk di SmartFM yang direlay ke 10 kota besar (Jakarta 95.9FM) setiap Jumat pagi pk. 08.05-09.00 menghadirkan narasumber-narasumber praktisi bisnis terkemuka
3. Diskusi artikel tersebut secara terpimpin di café dan resto di Jakarta (sementara hanya di Jakarta), durasi kurang lebih 3 jam, dengan jumlah peserta yang dibatasi sehingga dapat berdiskusi dengan baik dengan suasana menyenangkan tentang bagaimana penerapan ide-ide manajemen terbaru ke dalam kondisi kerja / bisnis masing-masing. Waktu pelaksanaan diskusi ini adalah Sabtu pagi-siang.
more to come:
4. Networking sessions
5. Special Interest Group Meetings
6. dan lainnya.
Kami mengajak rekan-rekan untuk bergabung ke dalam komunitas kami, dengan pilihan partisipasi dan kontribusi sebagai berikut:
1. mendapatkan buletin IBC selama 1 tahun, tanpa undangan diskusi tatap muka: Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah)
2. no. 1 berikut 3 buah undangan diskusi tatap muka, total paket senilai Rp. 4.000.000, saat ini dipromosikan hanya: Rp. 2.100.000
3. no. 1 berikut 6 buah undangan diskusi tatap muka, total paket senilai Rp. 7.000.000, saat ini dipromosikan hanya: Rp. 3.300.000
4. no. 1 berikut 12 buah undangan diskusi tatap muka, total paket senilai Rp. 13.000.000, saat ini dipromosikan hanya: Rp. 4.800.000
Manfaat yang Anda peroleh:
1. Bergabung dengan komunitas bisnis pilihan yang berkualitas ‘Harvard’
2. Mendapat akses ilmu manajemen Harvard yang sudah dipermudah untuk dicerna, diperdalam dengan pengalaman para narasumber, dan diskusi dengan sesama anggota, sehingga memelihara kebiasaan memperdalam intelektualitas Anda.
3. Mendapat network orang-orang pilihan. Kita semua tahu bahwa di dunia bisnis sekarang ini network merupakan modal utama keberhasilan kita.
4. Memperoleh kebiasaan beraktifitas meningkatkan intelektualitas dan memperluas wawasan, termasuk wawasan global dalam menghadapi globalisasi.
5. Siap menjadi pemimpin-pemimpin besar dunia bisnis di masa mendatang.
Apabila Anda berminat, silakan pilih nomor paket partisipasi dan kontribusi yang Anda inginkan, kami akan menjelaskan lebih detail paket tersebut sebelum Anda membayar.
Be Intellectual!
Jakarta, 05 Juli 2006
Intellectual Business Community
Program IBC Talk di SmartFM berikutnya:
Day/Date/Time : Friday, 07 July 2006, 08.05-09.00am
Discussion Topic : “Five Messages Leaders Must Manage”
Honorary Contributor : Mr. Indra Abidin, Founder of Fortune Indonesia
Day/Date/Time : Friday, 14 July 2006, 08.05-09.00am
Discussion Topic : “Mapping Your Innovation Strategy”
Honorary Contributor : Dr. Boenjamin Setiawan, PhD, Founder of Kalbe Farma
Ada beberapa pertanyaan yang perlu Anda renungkan sebelum membaca lebih lanjut:
1. Sadarkah kita bahwa banyak pelaku bisnis Indonesia bagaikan ‘katak dalam tempurung’ karena kurang wawasan sehingga tidak dapat berkompetisi dalam dunia bisnis yang mengalami globalisasi tak terhindarkan?
2. Apakah Anda mempunyai kebiasaan secara teratur meluangkan waktu untuk belajar untuk keberhasilan karir Anda?
3. Apakah Anda mempunyai sumber belajar yang berkualitas, terbaru, dan bertaraf internasional?
4. Seringkah Anda mempelajari pengalaman orang lain yang sudah terbukti sukses sehingga Anda bisa belajar juga dari pengalaman praktis orang lain?
5. Antara pengetahuan yang Anda pelajari dan pengalaman orang lain yang Anda pelajari, adakah sintesisnya, yaitu terlihat hubungan sebab akibatnya?
6. Apakah Anda berada dalam suatu network yang berkualitas yang Anda percaya dapat menunjang keberhasilan Anda? Cukup besarkah network Anda?
7. Mengertikah Anda tentang perubahan peta bisnis yang dihadirkan dengan adanya gerakan globalisasi dan free trade? Siapkah Anda menghadapinya?
8. Inginkah Anda berada dalam suatu kumpulan orang unggul yang saling mengasah dan menunjang keberhasilan satu sama lain sehingga Anda yakin Anda bukan bergaul dengan para ‘katak dalam tempurung’?
IBC merupakan wadah untuk para pelaku bisnis yang ingin selalu mengasah dirinya pada ide manajemen terunggul dan teruji, sehingga dapat memperluas wawasannya serta mendasarkan tindakan dan keputusannya pada alasan yang jelas. Sumber yang digunakan untuk ide-ide unggul tersebut adalah: 1. Harvard Business School publications, terutama Harvard Business Review. Kita semua mengenal bahwa Harvard adalah pusat ilmu bisnis terunggul di dunia. 2. Narasumber-narasumber praktisi bisnis senior di Indonesia, seperti Robby Djohan, Dr. Boenjamin Setiawan (founder dan chairman Kalbe Farma), Indra Abidin (founder dan chairman Fortune Indonesia) dan lainnya. 3. Sesama anggota IBC yang tentunya mempunyai pengalaman dan pengetahuan masing-masing.
IBC mempunyai Panel Kehormatan yang merupakan penasehat dan pengarah dari IBC, sekaligus menjadi narasumber kehormatan (tetapi narasumber tidak hanya terbatas dari anggota Panel Kehormatan), terdiri dari:
- Dr. Boenjamin Setiawan, PhD, pendiri sekaligus chairman Kalbe Farma sampai saat ini. Kalbe Farma saat ini adalah perusahaan farmasi ranking 1 di Indonesia
- Indra Abidin, pendiri sekaligus chairman Fortune Indonesia, marketing communication company Indonesia yang terkenal, satu-satunya marketing communication company yang public listed. Fortune group terdiri juga dari Fortune PR, Adwicipta, Travindo, dll.
- Robby Djohan, leader kawakan yang membuat Bank Niaga menjadi bank swasta no. 2 di Indonesia pada jaman kepemimpinannya, memimpin turnaround Garuda yang hampir bankrut, memimpin merger 4 bank besar pemerintah menjadi bank terbesar di Indonesia yaitu Bank Mandiri. Beliau menulis 2 buku tentang leadership, bukunya yang terbaru adalah: Leading in Crisis
- Hari Darmawan, pengusaha kawakan yang membuat Matahari Department Store menjadi department store no. 1 di Indonesia pada jamannya. Ketua Pengusaha Retail Indonesia.
more to come (in the process):
- Martha Tilaar, pendiri dan chairman Martha Tilaar Group, perusahaan kosmetik nasional nomor 1.
- Hasan Soedjono, lulusan Harvard University, yang memimpin Sempati menjadi airline swasta terunggul di jamannya. Sekarang Chairman President University
- Philip Purnama, lulusan Harvard University, President Direktur Bogasari dan juga memimpin beberapa perusahaan Salim lainnya.
- Gunadi Sindhuwinata, CEO PT Indomobil Group.
- dan praktisi kawakan lainnya, termasuk foreigners yang memimpin perusahaan di Indonesia seperti Carrefour, Allianz, Telkomsel, dll.
IBC didirikan dan dipimpin oleh Dr. Bayu Prawira Hie, MBA, seorang praktisi bisnis dan konsultan manajemen. Bayu juga berpengalaman sebagai dosen di berbagai program Magister Manajemen terbaik seperti MM-UI, MM-IPMI, MM-Binus, MM-UPH, dsb. Di samping itu Bayu juga dibantu oleh James Gwee, MBA, trainer dan seminar speaker favorit Indonesia. Serta turut membantu juga, Astrid Darmawan, MM.
Aktitifitas IBC ada 3 macam:
1. Menerbitkan buletin IBC yang berisi ringkasan artikel Harvard Business Review dalam bahasa Indonesia (dengan lisensi resmi), artikel penerapan untuk lingkungan bisnis Indonesia, dan artikel unggul lainnya. Setiap bulan terbit 2 kali dengan 2 artikel HBR, dalam bentuk file pdf (Adobe Acrobat). Dengan membaca buletin IBC, maka Anda dapat memperoleh pengertian yang baik pada saat artikel dibahas di IBC Talk, sehingga Anda dapat memperdalam ide tersebut dan bertanya lebih tajam.
2. Membahas artikel tersebut dalam program IBC Talk di SmartFM yang direlay ke 10 kota besar (Jakarta 95.9FM) setiap Jumat pagi pk. 08.05-09.00 menghadirkan narasumber-narasumber praktisi bisnis terkemuka
3. Diskusi artikel tersebut secara terpimpin di café dan resto di Jakarta (sementara hanya di Jakarta), durasi kurang lebih 3 jam, dengan jumlah peserta yang dibatasi sehingga dapat berdiskusi dengan baik dengan suasana menyenangkan tentang bagaimana penerapan ide-ide manajemen terbaru ke dalam kondisi kerja / bisnis masing-masing. Waktu pelaksanaan diskusi ini adalah Sabtu pagi-siang.
more to come:
4. Networking sessions
5. Special Interest Group Meetings
6. dan lainnya.
Kami mengajak rekan-rekan untuk bergabung ke dalam komunitas kami, dengan pilihan partisipasi dan kontribusi sebagai berikut:
1. mendapatkan buletin IBC selama 1 tahun, tanpa undangan diskusi tatap muka: Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah)
2. no. 1 berikut 3 buah undangan diskusi tatap muka, total paket senilai Rp. 4.000.000, saat ini dipromosikan hanya: Rp. 2.100.000
3. no. 1 berikut 6 buah undangan diskusi tatap muka, total paket senilai Rp. 7.000.000, saat ini dipromosikan hanya: Rp. 3.300.000
4. no. 1 berikut 12 buah undangan diskusi tatap muka, total paket senilai Rp. 13.000.000, saat ini dipromosikan hanya: Rp. 4.800.000
Manfaat yang Anda peroleh:
1. Bergabung dengan komunitas bisnis pilihan yang berkualitas ‘Harvard’
2. Mendapat akses ilmu manajemen Harvard yang sudah dipermudah untuk dicerna, diperdalam dengan pengalaman para narasumber, dan diskusi dengan sesama anggota, sehingga memelihara kebiasaan memperdalam intelektualitas Anda.
3. Mendapat network orang-orang pilihan. Kita semua tahu bahwa di dunia bisnis sekarang ini network merupakan modal utama keberhasilan kita.
4. Memperoleh kebiasaan beraktifitas meningkatkan intelektualitas dan memperluas wawasan, termasuk wawasan global dalam menghadapi globalisasi.
5. Siap menjadi pemimpin-pemimpin besar dunia bisnis di masa mendatang.
Apabila Anda berminat, silakan pilih nomor paket partisipasi dan kontribusi yang Anda inginkan, kami akan menjelaskan lebih detail paket tersebut sebelum Anda membayar.
Be Intellectual!
Jakarta, 05 Juli 2006
Intellectual Business Community
Program IBC Talk di SmartFM berikutnya:
Day/Date/Time : Friday, 07 July 2006, 08.05-09.00am
Discussion Topic : “Five Messages Leaders Must Manage”
Honorary Contributor : Mr. Indra Abidin, Founder of Fortune Indonesia
Day/Date/Time : Friday, 14 July 2006, 08.05-09.00am
Discussion Topic : “Mapping Your Innovation Strategy”
Honorary Contributor : Dr. Boenjamin Setiawan, PhD, Founder of Kalbe Farma

1 Comments:
Dr. Hie,
Selamat untuk hasil kerja kerasnya. Tidak sia-sia perjuangan anda selama ini.
Sukses selalu
Post a Comment
<< Home